Permasalahan Sekitar Kitab Suci

oleh Dr. Tom Jacobs, SJ.

Indeks Kristiani | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

 

92. Apakah ciri-ciri Injil sinoptik?
 
JAWABAN DR. TOM JACOBS SJ: Ciri-ciri  Injil  sinoptik  ialah
bahwa  secara  cukup  lengkap menggambarkan perjalanan Yesus
sejak dari hidup-Nya di  Nazaret  sampai  dengan  wafat  dan
kebangkitan-Nya  di  Yerusalem. Dalam Injil-injil itu dengan
cara yang berbeda-beda diberi lukisan mengenai  diri  Yesus,
dengan  menggambarkan  tindakan  dan  perbuatan-Nya dan dari
lain pihak juga, khususnya dalam  Injil  Matius  dan  Lukas,
menyajikan  ajaran-Nya.  Pokok  dari Injil-injil ini seperti
juga dari Injil Yohanes, ialah mau memberikan suatu gambaran
tentang  siapa  Yesus  itu. Dan ternyata dalam Injil Matius,
Yesus lebih dikemukakan sebagai Guru  dan  Pemimpin.  Markus
lebih melukiskan-Nya   sebagai  Penebus,    Dia  yang  harus
menderita untuk rakyat-Nya.  Sebaliknya dalam  Injil  Lukas,
Yesus adalah Tuhan yang mulia, yang penuh kuasa bertindak di
antara  murid-muridnya.  Dan  Injil  Yohanes,  yang   memang
berbeda dengan sinoptisi, lebih menonjolkan keallahan Yesus.
Walaupun Injil-injil sinoptik semua mempunyai kerangka  yang
sama,  yang  oleh Matius dan Lukas diambil alih dari Markus,
namun masing-masing  mempunyai  cirinya  yang  khas.  Matius
sangat  menekankan Gereja sebagai jemaat yang didirikan oleh
Yesus. Matius juga sangat bersifat yahudi dalam arti  bahwa,
entah  karena  diri  Matius  sendiri, entah karena umat yang
untuknya ia  menulis  Injil,  sangat  banyak  memperlihatkan
perhatian  untuk  masalah-masalah  yahudi.  Sebaliknya Injil
Lukas adalah Injil untuk orang kafir,  dengan  tekanan  pada
sasaran  universal  dari  karya dan pewartaan Yesus dan para
Rasul. Lukas  juga  mernperlihatkan  perhatian  yang  sangat
besar  untuk  orang  yang  tidak  berdaya  dalam masyarakat,
khususnya  orang  miskin,  anak-anak,  kaurn  wanita,  orang
berdosa, pendek kata semua orang yang tidak terpandang dalam
masyarakat yahudi. Oleh  Lukas,  Yesus  digambarkan  sebagai
Tuhan  yang  mulia tetapi sekaligus juga sebagai pelayan dan
penghibur umat manusia. Sebaliknya Injil Markus, yang paling
pendek, rnenekankan  bahwa  Yesus,   yang adalah Anak Allah,
merendahkan diri dan menjadi  tidak  berdaya  dan  menderita
untuk  umat  manusia.  Maka  Injil  Markus  dari  satu pihak
menonjolkan kekuasaan Yesus, tetapi  dari  lain  pihak  juga
amat  menekankan  oposisi  dengan orang Yahudi yang akhirnya
membawa Dia kepada kematian-Nya.
 
-------------------------------------------------------
Permasalahan Sekitar Kitab Suci oleh Dr. Tom Jacobs, SJ.
Cetakan keempat: 1996 (ISBN 979-413-983-1)
Penerbit Kanisius, Jln. Cempaka 9, Deresan, Yogyakarta 55281
Telp.(0274) 588783, 565996, Fax.(0274) 563349
Kotak Pos 1125/Yk, Yogyakarta 55011

Indeks Kristiani | Indeks Artikel | Tentang Penulis
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Please direct any suggestion to Media Team