... Kumpulan Artikel Elektronik ...
... menyediakan acuan di internet untuk untuk mempercepat penyebaran informasi secara efisien dan menambah percepatan kemajuan Indonesia tercinta ...

Komite Media ISNET
(media@isnet.org)

Buku "Dialog Sunnah-Syi'ah" merupakan surat menyurat antara asy-Syaikh al-Misyri al-Maliki Rektor al-Azhar di Kairo Mesir dengan as-Sayyid Syarafuddin al Musawi al Amili seorang - ulama besar Syi'ah. Buku ini beserta tanggapannya akan ditayang secara terpisah dalam situs ini untuk menjembatani pertikaian klasik Sunni-Syiah. Penayangan kedua buku ini dimaksudkan agar generasi muda Sunni-Syiah dapat mengambil pelajaran yang berguna dari proses dialog yang disajikan dalam kedua buku ini.

Dari Sampul Belakang Buku:
"... Revolusi Islam di Iran yang menggoncangkan dunia itu, telah memaksa orang untuk mengerahkan lebih banyak perhatiannya pada Islam, Iran dan, di atas segalanya, pada Syi'ah. Sementara itu selama ini pengertian banyak orang, bahkan muslimin, tentang Syi'ah masih berkisar di sekitar dugaan bahwa Syi'ah adalah suatu kelompok sempalan ummat Islam yang telah menyimpang dari Islam, mengisolir diri, mempertuhankan atau paling sedikit menabikan Ali bin Abi Thalib sembari mengkafirkan Abubakar, Umar, Usman, mempunyai Qur'an sendiri yang berbeda dengan yang diakui oleh Sunnah, menyelenggarakan ibadah Haji (dan melakukan tawaf) di Karbala dan bukannya di Ka'bah, dan banyak dugaan-dugaan lainnya semacam itu. Pembahasan tentangnya yang sampai kepada kita, biasanya dilakukan secara sepihak, dan terlanjur didasarkan pada prasangka.

Buku Dialog Sunnah Syi'ah ini, yang sebelumnya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Parsi, dan Urdu (dan edisi aslinya dalam Bahasa Arab telah mencapai cetakan yang kedua puluh), menawarkan suatu kapsul, kecil tapi bukan alang kepalang padatnya, sarat dengan segala sesuatu yang berkenaan dengan asas-asas Islam menurut Syi'ah dan perbandingannya dengan Sunnah, lengkap dengan argumentasi-argumentasi yang didasarkan pada dua acuan yang sama disepakati oleh kedua kelompok, yaitu Al Qur'an dan As Sunnah. Ditulis (dalam bentuk surat-menyurat) oleh dua orang yang memiliki, kalau tak bisa dibilang yang paling memiliki otoritas di kelompoknya masing-masing, buku ini membahas masalahnya secara menyeluruh sekaligus mendalam. ..."

(Muhammad Fikri Abu Nashr, ulama Al Azhar, Mesir)

Bagi para pemegang copyright artikel yang ditayang di situs Media ISNET ini, jika keberatan atas pemasangan artikel terkait, mohon mengajukan keberatan kepada Komite Media ISNET agar artikel terkait diturunkan dari situs ini.


Indeks Utama | Tim Media | Saran | ISNET Homepage

Dirancang oleh MEDIA, 1997-2001.
Hak cipta © dicadangkan.