Pergolakan Pemikiran:
Catatan Harian Muslim Jerman

Murad Wilfred Hoffman

Apa yang Semestinya Tidak Jadi Kenyataan?

(Oslo, 28 Oktober 1985)

Aku mendapat kehormatan menyampaikan presentasi dengan tema "NATO sebagai Masyarakat Bernilai" pada Akademi Militer di Oslo yang dihadiri oleh Yang Mulia Olav V, Raja Norwegia.

Seperti biasa, panitia penyelenggara membacakan biodataku. Juga seperti biasa, ia tidak menyebut dua hal, agamaku, dan karya-karyaku tentang pemikiran keislaman.

Kejadian serupa terulang dua pekan lalu, ketika aku menyampaikan presentasi di Denver, Colorado --di depan gedung Majelis Bidang Internasional- San Paul, Minessotta-- di depan Komite Hubungan Luar Negeri. Juga di Universitas San John Bennedict, Mineapolis. Bahkan, pembawa acara di San Paul mengedit biodata yang kuajukan dengan menyebutkan bahwa aku peduli terhadap Islam.

Ada apa di balik permainan ini? Apakah orang-orang yang mengundangku berkeyakinan bahwa data aku memeluk Islam hanya sekadar kesalahan ketik? Ataukah mereka berkeyakinan bahwa agama yang kuanut sekarang sesat sehingga mereka enggan menyebutnya? Apakah sesuatu yang mestinya tidak terjadi, tidak mungkin terjadi?

(sebelum, sesudah)


Pergolakan Pemikiran: Catatan Harian Muslim Jerman
oleh Murad Wilfred Hoffman
Gema Insani Press, 1998
Jl. Kalibata Utara II No.84 Jakarta 12740
Tel.(021) 7984391-7984392-7988593
Fax.(021) 7984388
dikumpulkan dari posting sdr Hamzah (hamzahtd@mweb.co.id) di milis is-lam@isnet.org

Indeks artikel kelompok ini | Disclaimer
ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota

Dirancang oleh MEDIA, 1997-2001.
Hak cipta © dicadangkan.